"Tuan puteri ! Beta masih belum puas lagi bersua dengan tuan puteri !" ,jerit raja melaka kepada Cinderella .
Cinderella berlalu pergi kerna bimbang detik 12 hampir tiba . Di khuatiri mamanya serta abangnya marah . Dia berlari menuju ke kereta kudanya .
Akan tetapi waktu masih lagi terang ,amatlah jauh jarum jam untuk menghampiri waktu 12 . Ini bermakna suatu buruk telah berlaku antara mereka . Bertelingkah . Masing-masing bermasam muka , punca kerna tuanku raja menyembunyikan rahsia .tiadalah berniat untuk berdusta , tetapi cinderella mula membuak-buak marah serta bencinya . Raja takut akan kehilangannya cinderella yang selama ini cukup bermakna dalam hidupnya .
Ya , sejak pertama kali kenal . Tuanku telah jatuh hati kepada cinderella . tidak seperti di dalam buku dongeng cinderella , tuanku berniat untuk tunggu semula kehadiran tuan puteri pada awal perkenalan . Di berinya barang yang cukup berharga baginya; hati . Meskipun tuanku tahu cinderella sudah berpunya .
Tetapi hari ini cinderella berlari penuh dengan benci terkandung dalam hatinya . di campaknya seutas jam yang dahulunya diberikan tuanku sebagai satu ikatan persahabatan ,adik dan sayang .
"Tuan puteri ! Jangan tinggalkan beta . Jam ini . Maafkan beta tuan puteri !" , perit raja kedengaran .
"Tuanku sudah ada yang berpunya , patik sudah cukup menguji tuanku .ternyata hanya sekadar sampai di sini ..cinta itu ikhlas tak boleh dipaksa." , ujar tuan puteri .
"Beta menunggu tuan puteri , tetapi beta rasa beta belum layak . Mungkin sekarang giliran beta untuk menguji tuan puteri . Adakah kasih itu ada lagi untuk beta . beta akan nantikan pemilik jam ini . Tuan puteri , meskipun tuan puteri berpunya sebelum ini tapi beta dapat rasa secebis kasih dari tuan puteri . Beta juga begitu , tetap ada kasih untuk puteri . Hati tuan puteri siapa tahu dan hati beta juga siapa tahu ..jujur dan ikhlas beta juga siapa tahu." , sambil tertangis raja melaka meluah .
.."tak bisakah ku gantikan semua yang tercela.."
.."wahai puteriku, maafkanku lepas pesan ini.."
.."kau kan membunuhku dalam benci mu.." - sang penikam
p/s : maafkan gua . Mungkin gua terlalu sakit kerna terlalu sayang .kerna terlalu rindu sayang lu .
No comments:
Post a Comment
Komen merapu sahaja dibenarkan .